Kerusakan Bakau Ganggu Pelestarian Sumber Daya Ikan

Posted: 7 Januari 2008 in Situs Terkait
Tag:

Manggrove

Penanaman mangrove atau bakau di kawasan pantai utara Jawa Tengah perlu ditingkatkan dan dijaga kelestariannya karena kerusakan hutan tersebut dapat mengganggu pelestarian sumber daya ikan.

Kepala Humas Dinas Perikanan dan Kelautan Jateng, Sutarjo Nunuk Setyono, di Semarang, Senin, mengatakan, kondisi hutan bakau di pantura Jateng memang ada yang baik, tetapi lebih banyak yang rusak sehingga perlu dilakukan penanaman bakau kembali.

Ia mengatakan, dari total tanaman bakau seluas 1.813,4 hektare yang tersebar di pantura Jateng, sebagian besar rusak sehingga perlu penanganan serius guna menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya perikanan laut.

Kerusakan hutan bakau itu antara lain akibat ulah manusia, yang menebangi tanaman tersebut dan karena faktor alam, seperti terkena abrasi sehingga tanaman yang tahan terhadap air itu menjadi rusak.

Ekosistem wilayah pesisir yang tersusun dari hutan mangrove, padang lamun, dan terumbu karang itu, kata dia, antara lain berfungi sebagai tempat pemijahan ikan, pengasuhan, mencari makan, sumber plasma nutfah, pemasok larva ikan, udang, dan biota laut lainnya.

Kawasan pesisir juga merupakan penentu stok ikan di laut sehingga apabila ekosistem tersebut rusak dan pelestarian sumber daya ikan terganggu akhirnya berpengaruh pada produksi ikan dan pendapatan nelayan menjadi menurun, katanya.

Usaha yang dilakuakan Dinas Perikanan dan Kelautan Jateng untuk mendukung pelestarian lingkugan pantai dan sumber daya ikan di laut antara lain merehabilitasi ekosistem wilayah pesisir dengan menanam bakau dan pemasangan terumbu karang buatan (TKB).

Pemberdayaan masyarakat pesisir dan pelaksanaan program mitra bahari untuk percepatan perbaikan ekosistem dalam upaya peningkatan produksi perikanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir, katanya.

Ia mengatakan, Dinas Perikanan dan Kelautan Jateng dalam dua tahun terakhir ini telah menanam 602.250 pohon mangrove di sejumlah kabupaten wilayah pantai utara Jateng sebagai upaya untuk memperbaiki ekosistem wilayah pesisir.

Penanaman mangrove tersebut pada tahun 2006 sebanyak 321.000 batang dan tahun 2007 sebanyak 281.250 batang yang tersebar di sejumlah wilayah kawasan  pantura Jateng, diharapkan nantinya juga dapat menahan abrasi pantai, katanya.

Sumber: Antara
Penulis: jodhi update wawan

Komentar
  1. kesemat mengatakan:

    Salam kenal. Salam MANGROVER!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s